Seringkali kita menemui pasien-pasien akibat cedera dengan luka mulai dari yang ringan sampai berat, kecil sampai luas atau dari yang tampak bersih sampai yang kotor sekali. Luka-luka tersebut bisa disebabkan karena cedera akibat terjatuh, kecelakaan atau pun luka yang memang sengaja dibuat misalnya luka operasi. Luka tersebut biasanya diberi nama sesuai bentuknya misalnya luka iris (vulnus scissum), luka robek (vulnus laceratum), luka tembak (vulnus sklopectarum) dan lain sebagainya. Selain pembagian tersebut jenis luka juga dibagi menjadi 4 jenis yaitu luka bersih, luka bersih terkontaminasi, luka terkontaminasi dan luka kotor/infeksi. Pembagian luka tersebut berkaitan erat dengan bagaimana manajemen terapi nantinya.
Luka bersih adalah luka yang terjadi di tempat steril, biasanya luka yang sengaja dibuat misalnya luka operasi. Luka bersih terkontaminasi yaitu luka di tempat steril yang berhubungan dengan saluran organ berongga dalam tubuh misalnya luka operasi tracheostomi dan luka operasi daerah maksilofasial. Untuk luka kotor terjadi karena luka yang terpapar dengan bahan-bahan resiko infeksi tinggi. Sementara luka kotor adalah luka yang sudah timbul adanya tanda-tanda infeksi dan pus. (more…)
Apa yang akan saya paparkan dalam artikel kali ini adalah pengalaman klinis selama beberapa bulan tugas di IRD Bedah RSUD Dr. Soetomo, Surabaya mengenai Internal Bleeding. Internal bleeding adalah perdarahan yang tidak kasat mata, sering terjadi akibat trauma kecelakaan lalu-lintas, penganiayaan dan dapat juga akibat efek samping pemberian obat misalnya heparin atau warfarin. Perdarahan ini dapat terjadi dalam jaringan lunak (otot), organ-organ dan kavitas misalnya rongga kepala, rongga dada dan rongga abdomen. Untuk lebih fokusnya yang saya maksud dengan internal bleeding di sini adalah perdarahan yang terjadi dalam rongga abdomen.
Meskipun Internal bleeding dalam rongga abdomen adalah trauma yang cukup sering terjadi namun tidak mudah mengenalinya, disamping itu manajemennya juga sangat sulit. Karena sulitnya menegakkan diagnosis kadang masih juga terjadi miss-diagnosis yang mengakibatkan morbiditas pada penderita dan bahkan berakhir dengan kematian. Untuk itu diperlukan penegakan diagnosis dan manajemen yang cepat dan tepat.
Perdarahan dalam rongga abdomen dapat disebabkan oleh cedera pada organ padat (solid organ) misalnya hepar, lien, pankreas, dan ginjal, organ berongga (Hollow organ) misalnya; gaster, colon dan usus halus. Untuk melakukan diagnosis, pertama yang harus kita lakukan adalah (more…)
Stoma adalah lubang buatan pada dinding perut untuk mengumpulkan kotoran atau air seni. Pembuatan stoma ini sering bersamaan melalui operasi pembukaan dinding perut (laparotomi) dengan insisi di atas garis tengah perut (midline incision). Keberadaan stoma ini sangat penting karena merupakan pengganti lubang anus sebagai saluran pembuangan sementara atau bahkan permanen seumur hidup.
Pada stoma yang berfungsi dengan baik, kotoran akan keluar dari lubang stoma masuk ke kantong stoma (kolostomi bag). namun tidak jarang kantong stoma bocor karena kurang rapat yang menyebabkan iritasi kulit di sekitar stoma bahkan sampai menyebabkan kontaminasi luka operasi laparotomi. Agar stoma dapat berfungsi dengan baik dan luka operasi laparotomi dapat cepat sembuh maka perlu perawatan yang baik dan benar paska operasi.
Perawatan stoma sama halnya dengan perawatan luka operasi lainnya. Tidak sulit namun perlu kesabaran dan ketekunan serta sedikit tips agar stoma dan luka operasi dapat sembuh dengan baik. Berikut ini langkah-langkah perawatan stoma menurut pengalaman yang saya dapatkan selama merawat pasien-pasien post operasi laparotomi dengan kolostomi. (more…)
Tanpa terasa kamipun sampai di ibu kota Aceh utara. Di persimpangan jalan, belok kanan, sampailah di Puskesmas kecamatan Lhoksukhon. Tidak lama kami berhenti. Usai koordinasi sejenak kami melanjutkan perjalanan dengan staff puskesmas sebagai pemandu dan penghubung di desa nanti.
Aku bersama timku berangkat lebih dulu diikuti tim kedua yang bertugas di desa yang berbeda. Mengarah ke selatan. Menjauh kota lhoksukon. Sementara jalan hanya berlapis tanah dan berbatu. Debu berhambur saat roda-roda mobil kami melintas. Menghalangi setiap pandangan pengemudi. Cukup lama melintasi jalanan berdebu ini. Sampai akhirnya melewati daerah berbuki-bukit.
Hati-hati sekali bang sahrul mengendalikan stir, mengatur kopling, menekan gas, mengerem, menghindar jalan berbatu, berlobang, berbelok tajam, mendaki terjal lalu turun dengan curamnya. Sementara kanan kiri mulut jurang menganga bagai mulut buaya menanti mangsa. Adrenalin kian mengalir derasnya. Batang-batang pohon karet bejajar rapi sepanjang kiri-kanan jalan. Semak-semak belukar tumbuh subur di bawahnya. Sementara sinar mentari menyeruak disela-sela dahan dan rimbunnya dedaunan. Suasana terasa sepi dan lengang sekali. Sesekali tampak satu dua petani karet sibuk nderes galur-galur pohon karet agar getah mengalir lancar. Seingatku baru dua atau tiga kali kereta (sebutan lain sepeda motor) berpapasan dengan kami.
(more…)